Tuesday, 30 September 2014

Silahturahmi Yuk!!!

Semua keajaiban dalam hidupku terjadi karena silahturahmi yang terjalin. Ketika tsunami membuat kawasan rumah kami tak layak untuk dihuni, Ada saudara yang menampung kami untuk tinggal bersama.
Ketika aku putus asa karena tugas akhirku tak kunjung selesai dan terkendala dana ada teman yang  datang membantu memberikan informasi beasiswa dan tak bosannya menyemagati.
Ketika kuliah  hampir selesai dan waktunya untuk mencari kerja tiba. Ada sahabat yang memberikan informasi dimana terdapat lowongan pekerjaan dan syarat-syaratnya.
Ketika satu persatu sahabat menemukan pasangan jiwanya dan aku masih sendiri. Siapa sangka ternyata jodohku datang berkat bantuan seorang   teman lama yang kemudian mengenalkan temannya yang sama-sama sedang mencari pendamping hidup.
Dan ketika aku masih kerepotan dengan hadirnya buah hati kami, ada adik,  kakak, mama dan keluarga yang lainnya yang mengajarkanku bagaimana merawat, memandikan  si kecil.
Teman, sahabat,  tetangga, saudara dan keluarga. Tentu saja mempunyai arti  sangat penting dalam hidup. Mereka  membuat hidupku lebih berwarna. Ketika aku susah ataupun senang aku tahu harus kemana untuk berbagi apa yang kurasa.
Pernah selama beberapa bulan ketika suami pergi ke luar kota,  aku hanya fokus pada kegiatan rumah tangga dan melakukan rutinitas yang itu-itu saja. Sungguh ada perasaan hampa terasa karena yang kuajak bicara cuma anak-anakku yang masih balita. Komunikasi dengan suami sangat terbatas selain karena perbedaan waktu, kegiatan suami yang sibuk, hingga sinyal yang tidak bersahabat.
Rasanya jenuh menyergap, kutahan sebisanya tapi malah membuatku ingin meledak.  Selama beberapa bulan tak pernah berkomunikasi dengan teman atau saudara membuatku sadar manusia  itu makhluk sosial, sehebat apapun dia takkan bisa jika hanya sendiri.
Kita perlu berinteraksi,  berkomunikasi dan saling berbagi. Jika jenuh mulai melanda, berkumpul dengan saudara atau teman obat mujarab untuk mengatasinya. Stress hilang, hati senang, senyum kembali mengembang.
Ada banyak cara untuk menjalin silahturahmi, arisan salah satunya. Setiap sabtu sore, minggu kedua tiap bulannya aku dan teman-teman perempuan di jurusan arsitektur biasa kumpul-kumpul untuk arisan.
Arisan salah satu cara kami untuk tetap menjalin tali silahturahmi di tengah berbagai aktivitas yang  kami tekuni masing-masing. Walaupun kami kuliah di tempat yang sama tapi profesi kami berbeda-beda, ada yang jadi dosen, pns, pengawai swasta, developer rumah, pengelola butik, guru, mahasiswa S2  dan ibu rumah tangga sejati diriku.
Semua berusaha menyempatkan waktu untuk berkumpul, arisan hanya salah satu sarana  kami tetap menjalin silahturahmi. Bertanya kabar masing-masing, bertukar  berbagai macam infomasi dari mulai urusan resep, politik,  urusan anak, tempat sekolah yang bagus dan masih banyak lagi.
Di waktu arisan kami juga  terkadang ada diantara kami yang menjadi pemateri memberikan siraman rohani dan juga membagi ilmu yang mereka punya selain ilmu yang kami pelajari di bangku kuliah tentu saja. Seperti ketrampilan merajut, membuat bross,dsb.
Dengan iuran arisan ini kami juga melakukan kunjungan sosial apabila diantara kami ada yang sakit, melahirkan atau menikah kami sudah mempunyai budget sendiri  untuk melakukan kunjungan,  Dengan arisan memperkuat hubungan pertemanan kami.
Dan dijaman serba canggih sekarang ini silahturahmi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan alat komunikasi yang ada kita bisa sms, chating, telepon dan skype jadi tak ada alasan lagi tidak bersilahturahmi karena terbentang jarak. Jadi yuk kita jalin terus silahturahmi!!
Tulisan ini diikutsertakan"GiveAway Indahnya Silaturahmi, Lavender Art"

Friday, 19 September 2014

Maling Jaman Sekarang

Beberapa hari yang lalu tetanggaku ada yang kemalingan lagi. Ini kali kedua rumahnya kemalingan kata ibu penjual sayur tempat kumendapatkan informasi itu. Dulu  rumah itu kemalingan juga motor yang dipakir di halaman jadi korbannya. Kalau sekarang  yang diambil emas, laptop, batu cincin, permata. Malingnya masuk dengan cara mencongkel jendela. Kebetulan malam itu semua orang rumah lagi pergi berkunjung ke tempat saudara ditambah lagi hujan lebat. Makin pas aja tuh maling kerja, sepertinya maling yang sama. Karena dia tau betul dimana letak penyimpanan barang-barangnya. (Informasinya lengkap banget deh bu penjual sayur).
Kali lain aku dapat sms kalau rumah adikku kemalingan. Malingnya datang siang hari ketika rumah kosong karena adikku dan suaminya bekerja sedangkan anak-anak mereka pergi. Barang-barang yang hilang laptop HP compaq 510, kamera digital kodak warna orange, ext HD 500gb merk Seafate, efek guitar ibanez tubescream. Ciri-ciri pencuri mengendarai Jupiter 125 merah putih, ciri-ciri tinggi, berkumis dan rambut keriting.

Kalian pasti bertanya-tanya kok bisa tahu ciri-ciri maling. Well tetangga sebelah rumah melihat maling yang datang ke rumah adikku tapi tidak curiga karena menyangka si Maling adalah teman adikku. Bahkan ketika maling itu selesai melakukan aksinya dengan tenangnya dia membawa barang curiannya di depan tetangga adikku seperti tidak melakukan kesalahan apapun...luar biasa.
Mamaku lain lagi memang yang diambil cuma hape.Modus malingnya bikin sibuk mama ketika tuh maling belanja di warung mama.
Tapi yang paling traggis adalah tetangga depan rumahku itu rumahnya selalu keluar masuk truk gede dan sepertinya si Maling  memanfaatkan moment itu. Siang itu hujan lebat, Truk masuk ke halaman tetanggaku banyak yang lihat kejadian itu tapi nggak ada yang curiga. Habis isi rumah diangkut pake truk.
Dimana seh hati nurani tuh maling. Orang capek kerja keras kumpulin uang sedikit demi sedikit eh datang dia main ambil aja tanpa belas kasihan. Nggak peduli barang yang diambil penuh kenangan. Coba kalau dibalik rumah si maling yang dirampok pasti dia nggak rela juga kan.
Sepertinya  sekarang maling-maling itu selain nggak punya nurani juga udah mulai berani maling di siang hari. So buat kamu-kamu yang rumahnya sering dibiarin kosong, coba deh sekali-sekali rutinitasnya diubah. Kalaupun kosong titip pesan sama tetangga tolong lihat-lihatin rumahnya. Dan jangan semua rumah dibeli teralis kalau perlu pakai cctv. Karena tuh maling mengamati gerak-gerik penghuni rumah tanpa mereka sadari. Hingga akhirnya kejadian deh kemalingan... So waspadalah.

Wednesday, 10 September 2014

Jangan Remehkan Sakit Pinggang Sebelah

Nyuci, nyapu, bersih-bersih rumah pasti semua ibu rumah tangga pernah bahkan hampir tiap hari melakukannya. Jadi mo sharing pengalaman kemarin habis nyuci baju tiba-tiba aja sakit pinggang luar biasa. pertama seh nyangka mungkin karena kurang minum air putih makanya sakit pinggang.
Tapi ini sakit pinggangnya kok cuma sebelah saja tepatnya pinggang belakang sebelah kiri,  segera ku taruk koyo biasa langsung reda sakitnya tapi ini nggak berkurang malah tambah sakit. Di bawa tidur, duduk, jalan tetap sakitnya nggak berkurang aku sampai harus minum asam mefenamat (ponstan) buat hilangin rasa sakit. Tapi tetap aja sakitmya nggak hilang-hilang.
Aku googling ternyata sakit pinggang sebelah kiri belakang kemungkinan terkena  penyakit t diakibatkan karena rematik, keram otot atau penyakit batu ginjal. Sebaiknya periksakan ke laboratorium dan konsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan
Akhirnya tadi pagi aku periksa ke dokter, karena sakitnya nggak hilang-hilang. dokter nanya gimana pertama pertama ngerasa sakitnya dan langsung ambil kesimpulan pasti karena habis posisi jongkok langsung berdiri (kok tahu tuh dokter mungkin bisa baca pikiran ya...he..3x) Dan lebih hebatnya lagi tuh dokter tahu rasa sakitnya apa jalar ke kaki. Rasa sakitku seh masih sebatas paha sebelah kiri.
Berita bagusnya sakit pinggangku bukan karena kurang minum or batu ginjal karena sakitnya di bawah, but the bad news kalau setelah tiga hari minum obat belum juga sembuh harus balik lagi ke dokter dan dirontgen dokter curiga ada saraf yang kejepit dan untuk mengetahuinya lebih pasti lewat rontgen..dah mulai takut deh karena dibilang gitu.
Bapak mertua saranin minum air putih yang banyak dan juga coba pakai minyak gosok buah pala. Magic banget deh begitu pakai minyak itu sambil  diurut pelan keraba ada (mungkin urat) yang nonjol padahal sebelum pakai itu ada coba urut-urut juga tapi malah tambah sakit dan keraba apapun.
Dan alhamdulillah setelah seminggu pakai minyak gosok dan diurut sendiri pelan-pelan akhirnya  sembuh. Cuma jadi pelajaran neh kalau habis jongkok pelan-pelan menuju posisi berdirinya

Wednesday, 3 September 2014

Simulasi Bencana Gunung Merapi di Rumah Sendiri

Hari minggu kemarin kami kedatangan tamu mahasiswi Islamic Science University o Malaysia  Letak penginapan mereka yang tak jauh dari rumah membuat mereka menyetujui permintaan ibu mertua ketika bertemu di meunasah untuk singgah di rumah sebelum pulang. Tentu saja saya merasa beruntung sekali mereka mau  mengajarkan simulasi bencana gunung meletus,seperti yang sering saya lihat di serial H1-5 disney junior.
Simulasi ini berguna untuk mengenalkan anak-anak mengenai bencana khususnya bencana gunung meletus
Bahan yang diperlukan juga sederhana:
-soda powder
-baking powder
-cuka
-sunglit/cairan pencuci piring lainnya
-pewarna
-botol mineral plastis
-alas koran
Cara membuatnya;
Campurkan semua bahan dalam botol mineral yang sudah dilapisi alas koran, Maka botol isi dalam botol itu akan meluap dengan sendirinya.
 Vinka sangat menikmati simulasi gunung meletus sayang mahasiswi-mahasiswi itu harus segera pulang kalau tidak pasti. aku minta wawancara khusus program mereka datang ke Banda Aceh. Oya sebelum pulang kami sempat foto bersama juga dan mereka juga memberi mainan ular tangga raksasa buat Vinka.


 
Fotonya kucomot dari sini