Tuesday, 23 June 2015

Berburu Baju Lebaran


Lebaran memang masih beberapa minggu lagi dan merayakan hari kemenangan itu tak harus dengan menggunakan baju baru. Tapi lain ceritanya kalau kita punya bayi dan balita, rasanya kok kasihan yaa kalau nggak pakai baju baru di hari raya, sementara anak-anak yang lain mulai dari tetangga hingga saudara-saudaranya pasti menggunakan baju baru. Apalagi moment suci ini hanya dirayakan setahun sekali.

Sabtu kemarin akhirnya kami memutuskan untuk  membelikan baju baru untuk anak-anak. Karena pengalaman yang sudah-sudah semakin mendekati hari lebaran. Pasar dan mall-mall di Banda Aceh semakin dipadati oleh orang-orang yang berbelanja.
Kami berangkat jam sepuluh pagi dan sampai di mallnya kurang lebih jam sepuluh  lewat tiga puluh lima menit.  Nampak berjejer rapi mobil-mobil  memadati  area mall begitu juga dengan area parkir sepeda motor di lantai bawah tempat kami memarkinkan kendaraan.
Mungkin karena hari ini weekend dan puasa, makanya orang-orang lebih memilih menghabiskan waktu di mall untuk berbelanja atau sekedar cuci mata. Pencarian kami  dimulai dari lantai dasar.  Setelah berkeliling sebentar  Kakak Vinka (5,6 tahun) langsung jatuh hati pada baju berwarna unggu dengan model princess. Tapi ketika kami mencoba mencocokan dengan ukuran tubuhnya, tampak baju itu kebesaran di tubuhnya yang mungil.
Semua pekerja di mall tersebut tampak sibuk dengan pelanggan yang lain. Akhirnya  aku memutuskan mencari ukuran baju yang lain untuk Vinka. Shidiq (3,4 thn) ikut antusias membantu mamanya berbelanja. Tangan kecilnya ikut menarik satu-satu pakaian princess yang ada di rak. Kebayangkan gimana rusuhnya. Belum lagi, ketika gengaman tangannya terlepas dari tanganku. Langsunglah anak itu merasa bebas merdeka, melesat dengan cepatnya bak anak panah yang terlepas dari busurnya, berlari  diantara baju-baju yang terpajang.
Alarm di kepalaku langsung  menyala ini waktunya untuk mulai panik. Karena Shidiq pelari yang ulung dan padatnya pengunjung saat itu  membuat susah bergerak ditambah lagi aku sedang menggunakan  sandal dengan hak yang lumayan. Segera kukejar Shidiq, urusan pakaian Vinka kuserahkan pada papanya.
Shidiq nampak riang, berlari-lari diantara pakaian-pakaian yang dipajang  sepertinya dia menyadari betul  emaknya pasti bakal mengejar. Akhirnya Shidiq berhasil kuraih ketika dia mencoba menghindariku dengan cara  merangkak diantara trolley pajangan pakaian, gemes deh jadinya.
Segera kugendong Shidiq menuju tempat Vinka dan papanya berada. Setelah pegawai mall mencatat bon pakaian kami masih harus mengantri untuk membayar pakaian Vinka. Selanjutnya kami menuju lantai tiga, karena disana terdapat pakaian anak-anak yang sesuai dengan usia Shidiq. Untuk menuju lantai tiga kami harus menggunakan escalator. Shidiq nggak mau digendong pas naik escalator, disitu bawaan sebagai emak jadi khawatir.
Sesampai dilantai tiga, sudah berjejal para orangtua yang memilihkan baju untuk anaknya.  Aku memilihkan sebuah baju lagi untuk Vinka karena biasanya Vinka banyak berkeringat, jadi nggak mungkin pakai baju princess itu untuk hari kedua hari raya.
Dan lagi-lagi Shidiq berulah, setiap dia nggak digendong langsung deh dia lari-lari. Udah ketemu baju yang sesuai untuk Vinka kembali harus ngantri lagi bayarnya. Shidiq udah mulai rewel kayanya dia mulai bosan dan kepalanya kayanya rada-rada anget. Ya udah kami memutuskan untuk melanjutkan memilih baju untuk Shidiq lain waktu.
Keluar dari Mall baru berasa di luar matahari lumayan panas menyengat. Kami langsung pulang dan sampai di rumah jam satu siang, Shidiq udah tertidur  selama perjalanan pulang. 
Beda banget kalau kita belanja online di Shopious.com kita nggak bakalan ribet selama jaringan internetnya lancar karena semua sudah rapi disusun berdasarkan masing-masing katagori , pakaian wanita, pria, anak dan balita, ibu hamil dan bayi, atasan , dress, bawahan, aksesoris, sepatu, dan masih banyak lagi tinggal klik pilih yang sesuai transfer deh.
Kemeja kotak-kotak merah ini cocok dipakai sama Shidiq pas lebaran nanti
Nggak ada lagi pakai drama kejar-kejaran Shidiq di mall atau pasar. Nggak pakai panas-panasan dan desak-desakan. Nggak perlu lama ngantri semua bisa dilakukuin sambil santai jangain anak-anak.

Dipadankan dengan celana jeans korea, tambah cakep deh Shidiqnya


8 comments:

  1. hihiii, lari-lari mulu yaaa

    ReplyDelete
  2. wah udah berburu baju lebaran ya mbak,hehe iya juga sih suka kasian kalau anak belum beli baju buat lebaran :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, makanya dibela-belain, begitu ada waktu

      Delete
  3. Kalau jauh2 hari milih2nya masih nyantai ya, kalau dekat Lebaran udah seadanya aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak sepenuhnya nyantai juga, karena banyak yang mikir enak belanja baju lebaran jadi tetep berdesak2an. tapi dengar2 kaya tahun lalu ada yg belanja bajunya plng shalat hingga jam 12 mlm

      Delete
  4. Sama, akupun belinya online mba... ga kebayang ke mll di jkt pas puasa gini ;p... udh ga jamannya lg ngelilingin mall cuma utk blnja ;p

    btw, di bna udh ada mall? dulu aku tinggal di sana, sebelum tsunami, 1-1nya tempat blnja cm semacam hyper market gitu 3 lt, lupa aku namanya, tp hancur krn tsunami..apa udh dibangun lg ya?

    ah, kgd2 aku kgn bgt ama aceh... sjk smu ga prnh nginjakin kaki ksana lg...

    ReplyDelete
    Replies
    1. di aceh sekarang udah ada hermes mall, suzuya mall dan indomaret udah banyak

      Delete

Terima kasih sudah Berkunjung. Please tinggalkan jejak biar kenal