Showing posts with label surat cinta. Show all posts
Showing posts with label surat cinta. Show all posts

Wednesday 11 February 2015

Surat Cinta Untuk Stiletto Book

Dear Stiletto Book.
Hebohnya para blogger menulis tentangmu, mulai lomba review buku, lomba membuat surat, lomba menuliskan ide toko online, membuatku tertarik untuk mengenalmu lebih jauh dengan melike fanspage, kepoin blog dan juga twittermu.
Banyak informasi, ilmu dan juga inspirasi sejak pertama kali kepoin kamu. Misimu yang keren  untuk "membuat perempuan merasa lebih seksi dengan kecerdasannya, lebih percaya diri dengan kemampuannya dan tampil lebih cantik dengan pengetahuannya."layak diberi dua jempol, tak banyak penerbit yang mendedikasikan diri untuk menerbitkan buku seputar dunia perempuan.  
Banyak buku berkualitas yang telah kau terbitkan tak membuatmu cepat puas, kau terus berbenah diri, menerima kritik dan saran untuk memberikan yang terbaik untuk pembaca setiamu.  Salah satunya dengan program menulis surat untuk Stiletto book, baik itu untuk pembaca yang sudah kenal lama dengan buku-buku terbitan Stiletto maupun pembaca yang baru saja mengenal Stiletto book.
Banyak program-programmu yang membuatku jatuh cinta
  • Stiletto Shocking Sale (Program st tiletto yang paling kunanti).Dimana buku-buku terbitan stiletto di diskon habis-habisan. Benar-benar bikin mupeng dan telan ludah lihat harga diskon bukunya yang gila-gilaan.(Sayang waktu program ini berlangsung budget  beli buku nggak ada. Maunya  stiletto shocking salenya jadi agenda tetap aja tiap berapa bulan, jadi ibu rumah tangga sepertiku bisa nabung dulu  untuk beli buku-bukumu).
    Poster stiletto shocking sale
  • Say it with books,  program  yang  memfasilitasi kita menghadiahkan buku  ke teman/saudara/pasangan di hari spesial dengan servis packing dan bingkisan cantik. Dengan program ini secara nggak langsung mengkampanyekan agar kita cinta buku, dengan memberikan buku di hari spesial sebagai hadiah.
Gerakan Cinta Buku
  •  Stiletto book club, banyak keuntungan menjadi member stiletto book club,  antara lain, mendapat diskon tambahan 5^ setiap pembelian stiletto book, online ataupun offline, mendapat point reward berupa  stiker setiap pembelian 25.000 dan setiap 15 stiker bisa ditukar dengan exclusive blocknote atau buku senilai 50.000, diskon 35%+merchandise jika berbelanja di hari ulang tahun dan arisan buku gratis setiap bulan yang akan diundi.  dan masih banyak lagi.(Moga-moga aja aku diterima jadi member book club, oya gara-gara isi form pendaftaran ini aku jadi ingat punya akun digoodreads dari tahun 2013 yang belum diberdayakan disini.)
  • Program nulis bareng stilletto yang diadakan setiap enam bulan sekali dimana tulisan yang terpilih akan dibukukan seperti dalam buku "a cup of tea" yang hingga sekarang terdiri dari 5 seri. 
  • Aku juga suka banget cara marketing buku stiletto. Berdasarkan pengamatanku dari pertama buku itu dicetak, hingga buku itu termasuk agak tak bisa dikatakan "fresh from the oven"selalu ada promo-promo agar buku itu  tetap laku keras. 
  • Stiletto book juga nggak pelit kasih tips-tips kepenulisan yang sangat bermanfaat untuk "writer wanna be like me."
  • Stiletto book juga nerima  naskah fiksi maupun non fiksi seputar dunia perempuan. Bikin aku demam neh, ingin banget jadi jadi bagian dari stiletto book.  Sambil lirik tulisanku yang nggak kelar-kelar
Poster Stilletto book Club
Ngomong-ngomong soal buku terbitan Stilletto book ada 3 buku yang menjadi incaranku saat ini.
  • Buku sukses bekerja dari rumah, terbitan terbaru dari Stiletto Book. Aku seh berharap bisa bikin review buku ini dan kirim ke majalah or koran nasional.
  • Buku sukses membangun toko online, aku banyak membaca buku review tentang buku ini dan membuatku makin penasaran sama buku best seller yang satu ini.
  • Buku Everything is Alright satu-satunya buku biografi terbitan stiletto book, Menulis adalah terapi yang dilakukan Sri Damayanti Manulangdari sinopsinya aja penasaran sama bukunya. 
Harapanku suatu saat nanti, mudah-mudahan aku bisa jadi salah satu penulis di Stiletto book. :). Stiletto book tetap konsisten mendedikasikan diri di dunia penerbitan perempuan karena itu yang membuat stiletto menjadi spesial. Semoga ke depannya Stiletto makin sukses

buku incaranku yang pertama

  

Buku incaranku yang kedua

Buku incaranku yang ketiga
 


http://www.stilettobook.com/index.php?page=artikel&id=119




Sunday 15 June 2014

Surat Cinta untuk Ayah

Teruntuk Ayahku tercinta.
Beberapa hari lagi adalah hari ulang tahunku. Moment penting dalam hidupku untuk melakukan muhasabah diri. Kusadari satu hal yang tak pernah berubah dari dulu hingga kini dalam hidupku yaitu dukungan darimu.
Rasanya baru kemarin aku menggunakan seragam putih merah ketika kau menasehatiku untuk mempunyai prinsip dalam hidup.
 "Jangan selalu mengikuti orang lain. Kalau orang lain terjun ke dalam sumur apakah kamu akan terjun ke dalam sumur juga?" Contoh sederhana  yang sangat mengena bagiku. Sejak saat itu aku berhenti menjadi orang lain dan mulai menjadi diriku sendiri.
Ketika pembagian rapot SMP tiba, wali kelas  memberitahu tingkah lakuku di kelas padamu. Aku terlalu pendiam, penakut dan pemalu. Kau coba bangkitkan rasa percaya diriku. "Jangan menunduk ketika sedang diajak  berbicara. Lihat mata orang yang berbicara denganmu."
Aku ingat masa tersulit dalam keluarga kita, ayah. Ketika kau menolak kenaikan jabatanmu yang mengharuskan pindah ke daerah yang lebih jauh tanpa keluarga dan  memilih pensiun dini demi bisa lebih dekat dengan keluarga.
Kehidupan baru pun dimulai. Dengan uang pensiunmu, kau membeli sebidang tanah di kampung halaman dan mencoba menjadi petani. Bukan pekerjaan mudah pastinya untukmu yang biasanya berdasi. Duduk dikursi kantor  membaca berkas dan menandatanganinya. 
Ayah, rasanya baru kemarin aku merenggek minta pindah sekolah. Ketika sepi melanda, teman-teman menertawai logatku yang berbeda dengan mereka. Kau besarkan hatiku dengan perkataanmu.
"Jangan dengarkan mereka yang menertawaimu, tunjukan sisi lain dari dirimu dengan prestasi. Kelak mereka yang akan mendekatimu untuk menjadikanmu seorang teman."
Maafkan aku ayah, yang terkadang tak mendengar nasehatmu. Ketika seorang perjaka menyatakan cinta dengan berurai air mata segera kuterima tanpa ada prasangka. Kau dengan tegas  berkata.
"Lupakan dia yang hanya memanfaatkanmu saja, nanti kau kecewa" Kucari bukti untuk menunjukkan kau salah.  Tapi waktu menjawab kaulah yang benar.
Maafkan aku ayah yang begitu lama menyelesaikan bangku kuliah,tapi doamu selalu menyertaiku sehingga aku dapat pekerjaan  yang membanggakan meski aku belum sarjana.

Terima kasih ayah telah menyatukan kami dalam  tali pernikahan. Ketika waktu mempertemukanku dengan jodoh, meski itu berarti aku tak bisa selalu menemanimu.
Terima kasih ayah kau masih mau menerimaku kembali tinggal dirumahmu. Ketika sakit mengandung anak pertama  membuatku terbaring tak berdaya hingga tujuh bulan lamanya.
Semoga saja ayah, aku masih diberi waktu untuk bisa membuatmu bangga dan bahagia ayah. Seperti kau yang selalu menjadi kebanggaanku dan memberi kebahagian untukku
Segenap Cinta Ananda
Khairiah

Cerebral Palsy Mikrosefali

 Sebuah pesan dari sesama orangtua yang memiliki anak dengan mikrosefali muncul di whatssaapku.  Setelah mengucap salam dia bertanya. Mbak, ...