Monday, 19 May 2014

Pertanyaan yang Salah Menghasilkan Jawaban yang Salah

Hari ini pas beresin lemari buku, nggak sengaja nemuin catatan waktu masih  jadi  field research Lumayan menarik pembahasannya dari judulnya"Pertanyaan yang Salah Menghasilkan Jawaban yang  Salah." saja bikin  aku  sukses habis membaca sampai habis catatan trainingku dulu.
Ada 4 jenis Teknik bertanya yang bisa diterapkan:

  1. Pertanyaan tertutup
  2. Pertanyaan terbuka
  3. Pertanyaan Menggali
  4. Pertanyaan Mengulang.
Pertanyaan Tertutup, pertanyaan yang mengarahkan respondent untuk memberikan jawaban "ya atau tidak" singkat, atau  memberi jawaban  singkat lainnya seperti nama tempat, tanggal. Pertanyaan ini berguna untuk meminta konfirmasi.Cocok untuk coachee/conselee yang banyak bicara.
Contohnya:  Apakah saudara menginginkannya?
                   Dimana anda bertemu dengan suami?
                   Berapakah 1+ 1? diantaranya banyak angka kemungkinan  respondent akan menjawab 2, 11. Dengan pertanyaan ini secara tidak lanngsung penanya mengarahkan respondent untuk memberikan jawaban  anka 2 dan 11.
Pertanyaan Terbuka, pertanyaan yang menuntut  jawaban lebih daripada sekedar "ya atau tidak". Mendorong yang bersangkutan untuk berbicara. Berguna untuk mengumpulkan informasi. Tidak cocok untuk coachee/conselee yang banyak bicara.
Contoh: Apa usulan saudara untuk masalah ini?
             Bagaimana hal semacam ini bisa terjadi?
             Jelaskan pada saya apa yang anda alami?
Pertanyaan Menggali, bertujuan menggali informasi atau penjelasan yang lebih rinci. Pertanyaan yang mengelaborasi suatu hal lebih rinci.
Contoh:
Bagaimana ceritanya sampai anda memutuskan minta mutasi dari bagian ini? Mengapa anda memutuskan hal seperti itu?
Bagaimana caranya anda mengatasi yang sulit ini? Kenapa anda memilih cara seperti itu?
Bagaimana anda memutuskan untuk mengikuti proses ini? Mengapa anda nampaknya berminat sekali untuk posisi ini?
Pertanyaan mengulang, untuk menunjukkan bahwa anda mengerti/menyimak apa yang disampaikan. Teknik yang baik untuk mendorong yang bersangkutan agar tanpa sadar menguraikan suatu topik lebih dalam.
Contoh
Coachee: saya memang  tidak pernah senang dengannya
Coach    : ....tidak senang denganya.....?
Coachee: .... ya... dia suka memanfaatkan orang lain...
Coach    : ....memanfaatkan orang lain...?
Coachee: Iya, memanfaatkan apa yang saya hasilkan untuk kepentingan pribadinya dan mendapatkan nama dari hal itu.

Seringkali kita kecewa ketika menerima jawaban yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Jangan langsung ngejudge orang itu nggak peka,  kurang ilmu dalam menjawab,  jawabannya ikut-ikutan  dsb. Lebih baik kita mulai mengoreksi pertanyaan kita. Jangan-jangan teknik kita bertanya yang salah.


4 comments:

  1. Hahaha....
    Begitulah hidup...
    di tunggu kunjungan baliknya..

    ReplyDelete
  2. Luar biasa, ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat Kak Harie ;-)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah Berkunjung. Please tinggalkan jejak biar kenal