Saturday, 26 January 2019

Java Jazz 2019 dan Kenanganku Tentang Musik Jazz


Aku dan suamiku penggemar  musik. Meski jenis musik kami berbeda. Aku suka genre musik pop yang cenderung ke rock. Kalau suamiku suka jazz. Bahkan kopi darat kami pertama kali juga di konser musik.
Konser musik Slank di Stadion Harapan Bangsa di Aceh. Kebetulan aku ada tiket lebih karena iparku juga kebetulan juga mengisi acara di konser Slank tersebut. Balik lagi  cerita tentang musik jazz.

Musik jazz sebenarnya udah sangat familiar di telingaku,  walau dulu musik  ini menurutku adalah musiknya orangtua karena jarang banget yang seusiaku (teman-temanku) yang suka musik jazz. Tapi setelah ketemu suami yang penggemar musik jazz. Pendapatku mengenai genre musik ini jadi ikutan berubah.

Penyanyi jazz yang suamiku suka itu namanya Norah Jones, suamiku paling suka nyetel lagu jazz ini di rumah pas dulu dia ngerjain tesis. Hampir setiap malam dia setel lagu Norah Jones.
Kalau sekarang, dia setel  nyanyian Norah Jones, aku pasti langsung ikutan nyanyi apalagi kalau udah kena lagunya yang berjudul, Don't Know Why.


TOTO
Ini mungkin yang disebut dari benci jadi cinta, atau  cinta tumbuh karena terbiasa. Selera musikku akhirnya jadi tambah kaya dengan musik jazz. Musik jazz enak banget kita dengerin dalam berbagai suasana baik ketika lagi santai atau sedang bekerja.

Seperti lagu dari Toto yang sering banget disetel  paman dan kakakku  yang berjudul Afrika, be over you, Lea, Rossana, i'll be over you, hold the line, i will remember dan masih banyak lagi lagu-lagunya yang easy listening.

Aku jadi berharap bisa juga nonton konser musik jazz langsung, tapi kalau di Aceh jarang banget acara-acara kaya gini. Kalaupun ada bisa dihitung dengan jari event musik jazz diadakan.

Kalau yang tinggalnya di Jakarta mah enak tiap  tahun ada Jakarta International Java Jazz Festival yang merupakan festival musik jazz terbesar  di dunia yang diselenggarakan oleh Java Festival Production.


Dan tahun ini,  Jakarta International Java Jazz Festival yang ke 15 akan diadakan dari tanggal 1 hingga 3 Maret 2019 di JIExpo Kemayoran. Dengan menggusung tema Broadway dan misi "Music Unites Us All" tentunya akan menjadikan Java Jazz Festival 2019 kali ini lebih meriah dan lebih pernuh warna. 

Di panggung Java Jazz 2019 mendatang akan ada 11 panggung dan akan diramaikan oleh beragam musisi populer dunia.

Menampilkan pertunjukan spesial dari Toto dan Raveena, yang juga dimeriahkan dengan penampilan musisi lainnya seperti Allen Hinds & L.A. Super Soul, Andien, Elfa Zulham & The Beatz Messengers, Endah N Rhesa Extended, Indra Aziz For Good, Jeff Bernat, Jeslla, Mac Ayres, Parkdrive, Saxx in the City, Teddy Adhitya, The Soulful, Tommy Pratomo, Warner Music Project feat. Andini, Hanin Dhiya, Rahmania Astrini dan Trisouls, Yuri Mahatma, Zsolt Botos dan masihnya banyak lagi deretan nama musisi lainnya.

Wah rasanya ingin  segera nonton penampilan Toto, grup band yang legendaris itu secara langsung. Pasti keren banget. Bayanginnya aja langsung kebayang kenangan lama sekaligus kenangan yang akan ditoreh ketika berhasil nonton java jazz ini.

Penampilan artis dalam negerinya juga nggak kalah keren dengan penampilan artis luar negeri, seperti penampilan Andien dengan suaranya yang khas, Indra Lesmana, Glen Fredly dan penampilan Parkdrive, Elfa Zulham & The Beatz Messengers 

Jadi buat kamu-kamu yang juga pengemar java jazz, Toto jangan sampai ketinggalan, jangan sampai kehabisan tiketnya. Nabung terus uangnya dari sekarang, wujudkan mimpimu nonton java jazz 2019 menjadi kenyataan.

Segera  mungkin beli tiketnya begitu ada uang, daripada nunggu nanti-nanti terus nyesal karena kehabisan. Pastikan beli tiketnya di agen resmi.

Lebih bagus lagi kalau beli tiket java jazz 2019 di Traveloka! yang merupakan official ticket box partner Java Jazz Festival 2019. Kamu bisa mendapatkan harga promo 50%. Promo ini hanya berlaku untuk 1500 transaksi pembelian tiket pertama, jadi  tunggu apalagi buruan beli tiketnya sebelum harga naik.

15 comments:

  1. Perjalanan ketemu jodoh yang menarik. Biasanya jodoh itu begitu, bisa ketemu pada hobi dan passion yang sama. Btw, semoga bisa nonton lagi ya, mbak. Flashback memori saat zaman itu. Hehe...

    ReplyDelete
  2. Wah... Berjodoh dengan sesama pecinta musik yaa. Selamat berkencan bareng suami di Java Jazz 2019 mbak :*

    ReplyDelete
  3. Asiknya yang satu selera musik
    Klop banget kalau nonton bareng ya mbak
    Aku juga pengen deh sesekali nonton Java Jazz, kayaknya asik banget huat bernostalgia

    ReplyDelete
  4. Pingin banget bisa nonton Java Jazz, apalagi kantong pas-pasan gini harus uber diskon nih *gulunglengan*

    ReplyDelete
  5. Aku suka banget nonton Jazz, dulu sebelum nikah aku rajin banget nonton
    tapi skrg selalu aja absen...
    mudah2an tahun depan aku bisa nonton JJF... amiin.

    ReplyDelete
  6. Jazz terkesan musiknya orangtua, mgkn ini juga yang kepikir sama penyelenggaranya ya mbak. Makanya misinya JJF 2019 sekarang, regenerasi, dengan target anak-anak muda. Menurutku jazz itu asyik krn ga memekakan telinga. Hehe

    ReplyDelete
  7. Entah kenapa kalau dengar suara music jazz membuat inspirasi makin lancar kaya jalan tol. enak banget didengerin kalau malam malam nih sambil lembur kerjaa. berharap satu saat bisa liat Java Jazz, ya secara sekarang punya bayik bayik belum bisa ditinggal

    ReplyDelete
  8. Aku sih gak ada kenangan sama musik jazz. Hohooo. Biasa aja gitu, gak deket soalnya

    ReplyDelete
  9. Aku akrab dengan jazz karena di rumah orangtuaku suka musik jazz. Masih simpan kaset2 lawas macam Selena Jones, Ella Fitzgerald, dkk. Tahun ini pengen banget nonton Toto, sayangnya waktunya belum berjodoh :") Semoga diberi kesempatan lain waktu..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah Berkunjung. Please tinggalkan jejak biar kenal